Penemuan Kaset Video | Sebelum compact disc, Blu-ray, Apple TV, DVR, dan aplikasi berbayar per tayangan, untuk menonton film di rumah memerlukan langkah ekstra. Mengunjungi toko video lokal adalah kegiatan mingguan bagi banyak keluarga: Anak-anak dan orang dewasa berkeliaran di lorong-lorong memilih film untuk disewa atau dibeli untuk ditonton di rumah selama akhir pekan.

Sekalipun mungkin sulit untuk menemukan toko persewaan video di sekitar tempat tinggal Anda akhir-akhir ini, penemuan kaset video dan industri yang ditimbulkannya telah merevolusi cara orang mengonsumsi hiburan, melanggar tradisi yang telah ada sejak penemuan film dan televisi.

Awal era televisi membawa beberapa kemajuan dalam cara pemrograman. Stok film yang digunakan dalam film membutuhkan biaya mahal dan mudah terdegradasi, dan pengembangan film juga membutuhkan waktu.

Program Live Show di televisi merupakan satu-satunya pilihan lain, dibatasi oleh human error dan kebutuhan semua pemain dalam suatu program untuk bersama-sama pada satu waktu.

Penemuan Kaset Video

Evolusi rekaman video—rekaman suara dan gambar ke dalam pita magnetik yang kemudian dapat diputar ulang—dimulai pada awal 1950-an. Raksasa televisi seperti RCA dan perusahaan produksi entertainer Bing Crosby bekerja untuk mengadaptasi teknologi yang digunakan dalam bisnis rekaman musik, dengan beberapa keberhasilan awal, tetapi gambar yang dihasilkan masih belum jernih dan belum nyaman untuk dilihat. Teknologi pada waktu itu membutuhkan pita untuk menyimpan data, membuatnya mahal dan tidak praktis.

Terlepas dari kekurangan ini, penampilan rekaman video penyanyi Dorothy Collins dimasukkan selama siaran langsung The Jonathan Winters Show pada tahun 1956, dan era rekaman video lahir.

Sistem komersial pertama dikembangkan oleh perusahaan Amerika, Ampex, pada tahun 1956. Sistem “quad”-nya menggunakan pita 2 inci (atau 5 cm) yang dilintasi oleh empat kepala magnet, merekam gambar dan suara dan memungkinkan seluruh lebar pita yang akan digunakan, meminimalkan jumlah bahan yang dibutuhkan untuk menyimpan data.

Pada pertengahan 1960-an, Sony mengembangkan perekam video untuk digunakan di rumah, dan industri itu meledak. Kaset video akan tetap populer untuk penggunaan umum sampai ditemukannya teknologi perekaman digital pada compact disc atau hard drive menjadi tersedia secara luas bagi konsumen di abad ke-21. Namun, kaset video masih digunakan untuk produksi film dan televisi saat ini karena biayanya yang murah dan umurnya yang panjang

By Koko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *